Anak-anak manusia (1)

Temanku (1) 

Tulisan ini dibuat untukmu,

orang-orang yang mau berbagi,

“Bukan suatu kebencian yang tertanam dihati,

Pun bukan rasa iri ataupun dengki saat kutatap wajahmu,

Walaupun semua mengatakan berbeda,

cara q-ta berjalan,

berbicara,

tertawa,

warna kulit, dan ….mata apalagi,

sangat berbeda.

Tapi Engkau teman pertamaku,

teman pertama dari negeri yang jauh.

Negeri yang hanya kudengar namanya dan tak pernah kulihat ……

Dan…., aku sungguh sangat sulit memanggil namamu…dan mengingatnya.

Bukan karena apa-apa, Tapi mungkin lidahku yang tidak terbiasa.

Sebenarnya….,

Orang sepertimu dinegeriku juga ada.

Tapi qta tidak pernah benar-benar berteman.

Entah apa yang membuat qta tidak bisa berteman,

mungkin aku terlalu miskin untuk dijadikan teman,

atau mungkin karena para pendahulu yang tidak membiasakan kami bersama.

Dan Melihatnya sperti melihat ikan di aquarium.

Tapi denganmu, sungguh berbeda…,

Aku bisa menyentuhmu,

Mengatakan apa yang ada dihatiku tanpa harus berbicara,

dan entah mengapa

Bahasa tidak lagi terlalu berarti….,

Tapi kita tetap berbicara, mata kita, pun juga tawa kita.

Kita mengerti…., kurasakan engkau juga mengerti….,

Saat salah satu dari kita tidak ada …., kurasa hati akan jdi berbeda…

Oh…, engkau teman pertamaku, dari negeri yang jauh….,

Ku harap aku bisa selalu mengingatmu…., dan engkau juga bisa mengingatku

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s