There is a god

Saat datang pertama kali kesini, aku merasa seperti datang ke kotaku ” Surabaya tercinta”!. Sekilas, tiada beda, tentang kondisi jalan, pohon-pohon, juga tanahnya yang kering. Walau ni…, suhu udara jelas tidak sama karena, musim dingin.Cuma mobil yang lewat ga banyak kaya di kota pahlawanku, Sesampai di flat tempat aku tinggal, aku merasa ini kota apa kuburan ya…, sepi banget. Sempat aku bertanya dalam hati ” Bener ni melbourne? ato aku salah transit ?”. Baru setelah aku keluar he…he naik Tram, aku bertemu dengan banyak orang, orang-orang di tram itu, seperti yang terlihat di TV, kulitnya macem-macem, mulai dari yang paling itam sampai dengan yang paling putih. Warna rambutnya juga…., meski sempat sering bertemu mereka kalau sedang liburan ke bali, tapi melihat mereka di negeri mereka, membuat aku beberapa kali mencubit kulitku dan  berkata pada diri sendiri, ” Ini nyata, bukan mimpi, dan tidak sedang nonton TV”, So.., lihatlah… mereka….,Oh ya…,  beberap tahun terakhir ini, aku  mengharuskan diriku menikmati dan mencoba mengingat setiap detik momen yang ku alami dengan baik sampai aku puas dan yakin tidak ada yang hilang dari setiap aliran pikiran dan perasaanku, aku  ingin merekam setiap momen itu didalam ingatanku, hingga suatu saat nanti jika aku memerlukannya dan ingin memutar kembali ingatan itu tidak ada satu pun yang terlewatkan. To be continue

Tulisan ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s