NIFAS

PENGERTIAN

Ditinjau dari segi bahasa nifas berarti melahirkan. Secara fiqh nifas adalah darah yang keluar setelah kosongnya rahim dari kandungan karena melahirkan. Adapun darah yang dikeluarkan wanita waktu sakit hendak melahirkan atau yang dikeluarkan bersamaan  dengan anak itu bukan darah nifas, bahkan hukumnya diperinci sbb : Jika darah tersebut bersambung dengan haid sebelumnya , maka darah itu disebut darah haid. Contohnya : Seorang wanita hamil mengeluarkan darah selama 2 hari, kemudian dia merasa hendak melahirkan dan dia tetap mengeluarkan darah sampai bersamaan keluarnya anak, maa keseluruhan darah yang dikeluarkan disebut haid. Dan jika darah tersebut tidak bersambung dengan haid sebelumnya, maka disebut darah fasad atau darah istihadlah.

WAKTU NIFAS

Mengeluarkan darah nifas paling sedikit adalah 1 tetes dan paling banyak 60 hari 60 malam, sedangkan umumnya 40 hari 40 malam (berdasarkan penelitian imam syafií RA pada wanita -wanita arab). Hitungan nifas dimulai sejak usia melahirkan bukan sejak keluarnya darah. Tetapi yang dihukumi nifas sejak keluarnya darah. Sebagai contoh : seorang ibu melahirkan anak tanggal 1, kemudian baru tanggal 5 baru mulai mengeluarkan darah, maka hitungan 60 hari 60 malam itu dihitung sejak tanggal 1 sedang nifasnya terhitung sejak tanggal 5. Sedangkan waktu antara lahirnya bayi dengan keluarnya darah itu dihukumi suci ( berkewajiban sholat, halal dijima’ dll ).

Bila jarak antara selesai melahirkan dengan keluarnya darah terpisah waktu 15 hari 15 malam, maka darah itu tidak dihukumi nifas melainkan darah haid. Contohnya : Tanggal 1 melahirkan  dan tidak mengeluarkan darah. Baru setelah tanggal 15 dia  mengeluarkan darah, darah ini disebut haid.

Wanita yang mengalami pendarahan yang  terputus-putus sebelum 60 hari 60 malam setelah melahirkan, maka semua darah beserta masa putusnya itu dihukumi nifas asalkan putusnya tidak sampai 15 hari 15 malam. Contohnya: wanita melahirkan lalu mengalami pendarahan 5 hari,lalu bersih 14 hari, kemudian keluar darah lagi 2 hari. Selanjutnya keluar darah lagi 2 hari setelah mengalami bersih 14 hari, maka masa antara keluarnya darah yang 5 hari s/d 2 hari yang terakhir dihukumi nifas. Beda halnya dengan jika jarak putus-putusnya itu mencapai 15 hari 15 malam, maka putusnya darah tersebut dihukumi suci sedang darah setelahnya dihukumi haid. Contohnya : wanita melahirkan lalu mengalami pendarahan 20 hari, lalu bersih 15 hari, kemudian keluar darah lagi 12 hari. Dalam contoh ini darah yang 20 hari ( pertama )  dihukumi nifas, lalu 15 hari suci, setelah itu 12 hari haid. Dan wanita ini dalam waktu putus bai yang pertama  maupun yang kedua diwajibkan shalat dan lain sebagainya seperti orang yang suci, meskipun akhirnya ternyata kesemuanya itu tidak sah, karena sebenarnya masih dlam keadaan nifas.Dan jika darah yang sebelum putus itu masih dlam 60 hari dan darah yang setelah putus  itu mulai keluar sesudah jarak 60 hari  dari kelahiran anak, maka darah yang sebelum putus semua disebut nifas dan darah yang setelah putus disebut haid dan putusnya berhenti nya di sebut suci. contoh : seorang ibu melahirkan anak, kemudian mengeluarkan darah lamanya 59 hari, kemudian putus 1 hari, kemudian keluar darah  lagi 3 hari, maka darah yang lamanya 59 hari disebut nifas dan darah yang lamanya 3 hari disebut haid dan putusnya sehari disebut suci yang memisahkan antara haid dengan nifas. Dan jika darah yang setelah putus itu masih dlam lingkup 60 hari, tetapi putusnya sampai genap 15 hari, maka darah yang  sebelum putus juga disebut nifas dan darah yang setelah putus juga disebut haid dan putusnya juga disebut suci.

Seorang wanita melahirkan 2 bayi kembar. Di mana diantara kelahiran pertama dengan yang kedua terpisah oleh waktu, sejak kapankah hitung nifasnya ?, ada 3 pendapat mengenai hal ini :

  1. Karena nifas adalah darah yang keluar setelah melahirkan , maka 60 hari 60 malam itu dihitung sejak usia kelahiran bayi pertama
  2. Karena darah yang dikeluarkan selagi hamil tidak dihukumi nifas, maka nifasnya terhitung sejak usia kelahiran bayi yang kedua. Demikian bila terjadi pendarahan antara kelahiran 2 bayi kembar tersebut bukanlah nifas dan bahkan dihukumi haid bila memenuhi syarat.
  3. Nifasnya tergantung sejak bayi pertama dan dimulai lagi setelah bayi kedua. Sebab dari masing-masing kedua bayi merupakan penyebab nifas.

Pendarahan yang menyertai kelahiran atau pendarahan karena kelahiran yang terjadi sebelum bayi keluar dari rahim dihukumi seperti  darah istihadlah. Contoh : Ketika merasakan sakit pertanda melahirkan, seorang wanita mengalami pendarahan selama 12 jam sehingga kemdian melahirkan. Maka darahnya bukan nifas  bukan pula haid. Berbeda halnya bila darah tersebut bersambung dengan darah haid yang terjadi sebelumnya. Misalnya seorang yang sedang hamil mengalami pendarahan 3 hari sebelum melahirkan, dan tidak bersih hingga dia merasakan sakit pertanda akan melahirkan maka yang sedemikian ini semuanya dihukumi haid.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s