Bentuk si Kecil Menjadi Pembaca Aktif!

Bentuk si Kecil Menjadi Pembaca Aktif!

Membaca bagaikan terbang ke sebuah titik pandang yang tinggi untuk menyaksikan hamparan wilayah yang luas: sejarah, ragam manusia, ide-ide, pengalaman, dan buah berbagai pencarian” _ AC Grayling

Besarnya keinginan kita untuk mendampingi si kecil mengasah kemampuan membacanya tak sebanding dengan rutinitas kerja yang padat. Resultantenya, waktu Moms dalam menjamah buku bersama sang buah hati sangat terbatas. Lalu bagaimana caranya agar kita bisa menanamkan cinta membaca hingga ia bisa menjadi pembaca aktif?

Gampang saja, jadikan membaca sebagai ajang permainan agar menyenangkan! Ringkasnya, tak perlu melulu membuka buku bila ingin si kecil menyintai membaca.

Jangan Lewatkan Tulisan di Sekitar Moms dan si Kecil

Kebersamaan bersama si kecil bisa menjadi salah satu ajang yang tepat dalam menjadikannya ia pembaca aktif. Jika Moms sedang asyik bermain dengan si kecil, tunjuklah kata/kalimat yang bertengger di sekeliling Moms. Minta ia membaca tanpa membuatnya berfikir kalau ia sedang dites oleh Moms. Seperti, “Eh itu tulisannya apa ya?”, “Wuah, de liat deh, tulisannya gede banget, apa ya bacanya?” Dapatkan tulisan yang mempunyai gambar benda tersebut.

Pilihlah Tulisan Yang Menarik Mata

Jika sedang berada di luar, ajaklah si kecil untuk menyapu semua tulisan yang terpampang di tepi jalan. Seperti iklan billboard, baliho, spanduk di mall, atau mana saja. Jangan lupa Moms, pilihlah tulisan yang eye cathing, baik dari sisi warna dan ukurannya. Tapi ingat, si kecil baru punya rentang konsentrasi yang lebih singkat  dibanding orang dewasa (kurang dari 15 menit).

Lakukan dengan Menyenangkan

Ingat selalu untuk bermain sambil belajar. Jadi selalu bungkus dengan permainan. Misalnya dilakukan sambil bernyanyi, berkeliling halaman/kebun, dll.

Jangan Menunggu Moment

Moms, tidak ada moment yang tepat untuk mengajak si kecil membaca, karena moment tersebut bisa datang kapan saja. Bahkan saat si kecil hendak berangkat ridur pun bisa loh.

Dr. Dono Baswardono, AISEC, MA, Ph.D – Marriage & Family Therapist

Mengenal Huruf atau Menghafal Huruf Dulu?

Umm, mana dulu Moms? Mengenal huruf atau menghafal huruf dulu? Ya, mengenal huruf lebih dulu. Mengenal huruf pun lagi-lagi harus dilakukan dengan cara menyenangkan. Setelah si kecil mengenal huruf dalam permainan-permainan hariannya, maka otomatis si kecil akan menghafalnya dan menyimpannya dalam memori jangka panjangnya. DB

Tips Menggoda si Kecil Agar Doyan Baca

  1. Anak adalah peniru andal. Untuk itu Moms harus juga suka membaca. Karena penting, untuk mempengaruhi motivasi anak untuk mau membaca. Nah jika orangtua sendiri juga tidak suka membaca, dan si kecil jarang mendapati orang rumahnya melakukan aktivitas membaca atau tidak melihat satu pun buku/majalah di dalam rumah maka kita pun tidak bisa memaksa si kecil untuk menggilai membaca.
  2. Jangan memaksa si kecil jauh di luar kemampuan perkembangannya. Terkadang ada loh Moms, orangtua yang amat berharap kemampuan membaca buah hatinya bisa setara dengan anak kelas 1 SD.
  3. Rajinlah memperkenalkan huruf-huruf baru yang bisa ia padukan dengan menunjukan bentuk kongkritnya. Dengan begitu, si kecilpun bisa mengeksplorasikan kemampuan membacanya. DB

Dr. Dono Baswardono, AISEC, MA, Ph.D – Marriage & Family Therapist

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s