CIRI-CIRI ANAK/ORANG BER-EQ TINGGI

CIRI-CIRI ANAK/ORANG BER-EQ TINGGI

  • Mengungkapkan perasaannya dengan jelas dan secara langsung dengan kalaimat tiga kata, “Aku merasa…”
  • Tidak menyampur adukkan pikiran sebagai perasaan, seperti tercermin dari kalimat “Aku merasa seperti…” atau “Aku merasa bahwa…”
  • Tidak takut untuk mengungkapkan perasaannya.
  • Tidak didominasi oleh perasaan negatif, seperti rasa takut, cemas, bersalah, malu, terpaksa, kecewa, tak berdaya, tak berkuasa, bergantung, tak bersemangat, dan merasa sebagai korban.
  • Mampu membaca komunikasi non-verbal.
  • Membiarkan perasaannya memandu hidupnya.
  • Menyeimbangkan perasaannya dengan penalaran, logika dan realitas.
  • Bertindak atas dasar hasrat, bukan karena tugas, kewajiban, rasa bersalah, atau terpaksa.
  • Mandiri, percaya pada diri sendiri dan secara moral juga otonom.
  • Memiliki motivasi dari dalam diri sendiri.
  • Bukan termotivasi oleh kekuasaan, kekayaan, status, kepopuleran atau pengakuan orang lain.
  • Secara emosional tabah.
  • Optimis; tidak menginternalisasikan kegagalan.
  • Tertarik pada perasaan orang lain.
  • Nyaman saja membicarakab perasaan (diri sendiri maupun orang lain).
  • Bukan digerakkan oleh rasa takut atau khawatir.
  • Mampu mengenali beberapa perasaan yang muncul sekaligus.

Dr. Dono Baswardono, AISEC, MA, Ph.D

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s