Pintar Bergaul, Pintar Belajar

Pintar Bergaul, Pintar Belajar

Sebelum belajar apa pun, anak-anak perlu mengetahui bagaimana musti berperilaku di dalam suatu kelompok. Anda mungkin berharap anak Anda akan belajar bagaimana membaca dan menulis dalam beberapa bulan pertama di prasekolah atau TK. Tapi ada banyak kecakapan lain yang perlu ia kuasai sebelum bisa berfokus pada kemampuan akademis. Penelitian menunjukkan bahwa kecakapan paling penting untuk dipelajari di permulaan tahun adalah kecakapan sosial: kerjasama, mengontrol diri, rasa percaya diri, kemandirian, rasa ingin tahu, empati dan komunikasi.

Pada bulan-bulan pertama sekolah, para guru prasekolah sangat peduli pada anak-anak yang memiliki masalah perilaku dan perhatian. Sederhana saja: kalau seorang anak tak bisa menunggu giliran, mendengarkan dan duduk dalam suatu kelompok, bagaimana mungkin ia bisa mempelajari apa yang diajarkan?

Itulah sebabnya guru-guru menghabiskan cukup banyak waktu di awal tahun untuk menumbuhkan kecakapan-kecakapan sosial dasar di prasekolah dan TK. Bahkan kalau anak Anda sudah pernah mengikuti pusat perawatan anak atau program pendidikan usia dini lainnya, ia tetap perlu belajar dinamika sosial dan emosional kelompok baru ini.

Untunglah, pengalaman-pengalaman sebelumnya berinteraksi sosial di rumah maupun program lain akan mempermudah transisinya. Begitu interaksi sosial dasar dan kecakapan perilaku kelompok ini sudah dikuasai, ia akan lebih siap dan mampu berkonsentrasi pada pelajaran.

Anak Anda akan mendapat manfaat terbaik bila mendapat program yang seimbang yang mendukung pertumbuhannya dalam kecakapan sosial, emosional, dan kognitif (akademik). Jadi, kalau ia pulang sekolah belum mengetahui huruf-huruf atau angka-angka baru, janganlah khawatir. Kebanyakan program pendidikan usia dini memang mengenalkan pelajaran akademis secara pelahan-lahan.

Penelitian mutakhir tentang perkembangan otak menunjukkan bahwa kemampuan anak berinteraksi dengan orang lain, mengontrol dan mengungkapkan perasaannya serta melakukan tugas-tugas dasar secara mandiri sama (bahkan lebih) penting dari kecakapan akdemis dalam menentukan kesuksesan di sekolah. Ternyata, jalur-jalur syaraf yang dibutuhkan untuk belajar dibangun melali interaksi positif dengan orang lain.  Dan guru-guru anak Anda akan membantu anak Anda berhubungan dengan kawan-kawannya di kelas, berbagi dan saling mengasihi, menyimak dan berbicara dalam kelompok dan merasa percaya diri menghadapi tugas-tugas (tantangan) baru.

Kecakapan Dasar Pertama: 4 K

Berikut ini beberapa tujuan guru di permulaan tahun sekolah anak Anda. Tanyakan kepada guru anak Anda apa saja tujuannya dalam mengembangkan kecakapan anak Anda dan mintalah saran-saran bagaimana Anda bisa mendukung perkembangan kecakapan itu di rumah.

Keyakinan Diri: Salah satu kecakapan pertama yang menjadi fokus guru prasekolah adalah mengembangkan rasa percaya diri anak Anda. Ini berarti membantu anak Anda merasa nyaman dan menganggap dirinya sebagai anak yang baik, baik secara individu maupun dalam hubungan dengan orang lain. Kecakapan ini berguna sepanjang hidupnya sehingga ia merasa mampu; bukan hanya sekarang saja tetapi juga di masa depan.

Kerjasama: Permainan, dongeng dan lagu-lagu akan membantu anak-anak belajar bagaimana bekerjasama dengan kawan-kawannya – tidak ada tugas yang terlalu kecil pada usia ini. Ini mengajarkan kepadanya bagaiman berempati dan menyesuaikan diri dengan orang lain.

Kemelitan atau Rasa Ingin Tahu: Mungkin, salah satu kecakapan paling penting yang ia butuhkan untuk berkembang pada tahap ini adalah rasa haus belajar. Gurunya akan menggunakan beragam bahan-bahan dan ide-ide menarik agar rasa ingin tahu anak Anda bersemi. Penelitian mutakhir menunjukkan bahwa kegiatan-kegiatan dn bahan-bahan baru atau tak biasa membuat otak lebih aktif dibandingkan kegiatan yang telah rutin. Kebaruan itu membuat otak anak-anak memusatkan perhatian.

Komunikasi: Mengekspresikan diri dan menyampaikan ide-idenya, perasaannya dan pengetahuannya akan duania ini merupakan kunci utama bagi anak Anda. Komunikasi adalah sari dari semua kecakapan membaca, menulis, berhitung dan ilmu alam. Kalau ia merasa nyaman membicarakan gagasannya atau pendapatnya, ia akan lebih terbuka untuk belajar dan mengambil risiko berfikir – hal yang yang sangat dibutuhkan untuk mempelajari apa pun.

Apa yang Bisa Anda Lakukan?

Bantulah anak Anda mengembangkan kecakapan-kecakapan sosial dan emosional dengan mengajak teman-teman sekolah bermain ke rumah. Tanyakan kepada anak Anda, siapa yang ingin ia undang untuk bermain di rumah.

Seringkali lebih mudah bagi anak-anak untuk berteman di rumahnya sendiri, hanya berdua saja,  daripada di sekolah. Banyak guru tahu bahwa seorang anak yang kesulitan berkawan atau berbagi dalam kelompok besar, biasanya bisa akrab dengan seorang teman baru di suasana rumah. Hubungan ini kemudian bisa dialihkan ke suasana kelas. Begitu ada kedekatan dengan satu anak di kelas, semuanya akan segera mengikuti.

Pentingnya Bermain

Bagi anak kecil, bermain adalah pekerjaan yang sangat penting. Ia tumbuh, belajar dan menyelidiki isi dunia melalui bermain. Ini tercapai lewat kegiatan bermain yang kompleks, yang mendorongnya untuk berfikir, memecahkan masalah dan berfantasi. Ketika anak Anda bermain, ia harus merencanakan, menciptakan satu fokus dan berusaha keras mencapai satu tujuan – semua itu merupakan kecakapan kerja dan kehidupan yang sangat mendasar.

Guru anak Anda akan menyediakan situasi bermain sepanjang hari sekolah. Misalnya, ia memperkenalkan huruf-huruf dan angka dengan bermain drama, membangun kubus-kubus, bahkan lewat musik dan nyanyian.

Jadi, jangan khawatir kalau anak Anda pulang sekolah dan bercerita kalau ia bermain sepanjang hari. Meski dalam suasana bermain, namun dengan bimbingan gurunya dan rasa ingin tahunya sendiri, sesungguhnya ia tengah menerapkan berbagai kecakapan penting, seperti memecahkan masalah, membaca, dan berhitung.

Pengalaman anak Anda di permulaan tahun sekolahnya ini memberikan pondasi yang akan membuatnya menjadi pembelajar seumur hidup yang penuh semangat. Dia bersemangat karena ia menemukan bahwa  belajar ternyata menyenangkan dan bermakna. DB

Dr. Dono Baswardono, CHT, AISEC, MA, Ph.D

– seksolog, psikolog, psikoanalis & grafolog. Anggota Asosiasi Grafolog Belanda.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s